Syarat Busana Muslim untuk Wanita

Di masa sekarang, busana muslim sedang menjadi tren terutama di kalangan wanita. Jika di masa lampau kita masih jarang menemui orang mengenaskan kerudung, saat ini bahkan telah banyak wanita yang mengenakan cadar untuk mengekspresikan ketaatan pada Allah. Hal ini tentu saja sangat baik karena dalam Al-Quran sendiri mensyariatkan untuk mengenakan busana yang menutup. Namun, dengan banyaknya variasi yang ada dalam berbagai busana muslim, apakah busana yang kita kenakan saat ini telah tepat sesuai dengan tuntunan dan syariat Nabi serta para sahabat? Oleh karena itu, artikel ini akan membahas apa sajakah syarat busana muslim untuk wanita yang tepat dan benar sesuai dengan syariat dan tuntunan.


1. Menutup Tubuh
Tentu saja menutup tubuh adalah kunci utama dari berbusana yang baik, tetapi menutup yang seperti apakah yang dimaksud? Dalam hal ini, Allah SWT telah berfirman dalam Al-Quran:
�Hai Nabi, Katakan kepada istri – istrimu dan anak – anak perempuanmu dan wanita – wanita mukmin untuk mengulurkan jubah (jilbab) nya ke seluruh tubuhnya. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.�

2. Tidak Tembus Pandang
Rasulullah Shallallahu �Alaihi Wasallam bersabda: �Pada akhir zaman di antara ummatku akan ada wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, dengan sesuatu di kepalanya seperti punuk unta. Kutuklah mereka, karena mereka terkutuk.� (Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah)

3. Tidak Ketat
Busana muslim wanita disyaratkan untuk longgar sehingga tidak membentuk lekuk tubuh. Hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan fitnah atau mengundang omongan orang � orang yang melihat.
Usamah bin Zaid mengatakan: �Rasulullah Shallallahu �Alaihi Wasallam memberiku sebuah kain Mesir tebal yang merupakan salah satu hadiah yang diberikan kepada beliau oleh Duhyat al-Kalbi, dan saya memberikannya kepada istri saya untuk dipakai. Beliau berkata, �Mengapa saya tidak melihat kamu memakai kain Mesir itu?� Saya berkata, �Saya memberikannya kepada istri saya untuk dipakai.� Beliau berkata, �Beritahukan kepadanya untuk memakai sebuah gaun di bawahnya, sebab saya khawatir itu akan menggambarkan ukuran tulang-tulangnya.�� (Diriwayatkan oleh al-Diyaa� al-Maqdisi dalam al-Ahaadith al-Mukhtaarah, 1/442, dan oleh Ahmad dan al-Bayhaqi, dengan isnad hasan)

4. Bukan Menjadi Perhiasan
Allah Subhanahu Wata�ala berfirman dalam an-Nur 24:31, �� dan janganlah menampakkan perhiasannya ��
Hal ini dimaksudkan adalah karena bermegah-megahan dengan busana dapat menimbulkan perasaan sombong dan keinginan untuk terlihat lebih baik daripada orang lain. Sifat ujub kesombongan ini tentu saja sebagai seorang muslimah yang baik harus dihindari.

Wallahu a�lam bishawab, semoga menjawab pertanyaan mengenai syarat busana muslim untuk wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *